Sejarah Perjudian di Indonesia

Sejarah Perjudian di Indonesia

Sejarah Perjudian di Indonesia – Pada jaman Romawi kuno, permainan dadu sendiri menjadi sangat populer. Para Raja seperti Nero dan Claudfire menganggap permainan dadu sendiri sebagai bagian yang penting dalam acara kerajaan tersebut. Namun permainan dadu ini sendiri menghilang bersamaan dengan keruntuhan kerajaan Romawi, barulah ditemukan kembali beberapa abad kemudian pada sebuah Benteng Arab bernama Hazart, semasa perang salib tersebut.

Setelah dadu diperkenalkan lagi di Eropa sekitar tahun 1100-an oleh para bekas serdadu perang salib, permainan dadu mulai tersebar lagi ke berbagai dunia. Banyak juga kerabat kerajaan Situs Judi Slot Online Gampang Menang dari Inggris dan Perancis yang kalah dalam bermain judi ditempat yang disebut Hazard. Sampai abad ke-18 ini, Hazard sendiri menjadi sangat populer bagi para raja dan pelancong ketika sedang bermain berjudi.

Pada abad ke-14 ini, permainan kartu itu juga mulai memasuki Eropa, dibawa oleh para pelancong yang datang dari negeri Cina. Kartu pertama ini sendiri dibuat di Eropa dibuat di Italia dan berisi 78 gambar hasil lukisan yang sangat indah pada masanya. Pada abad ke-15, Perancis sendiri yang mengurangi jumlah kartu menjadi 56 dan mulai memproduksi kartu untuk seluruh Eropa. Pada masa ini Ratu Inggris, Elizabeth I sudah memperkenalkan lotere guna meningkatkan pendapatan negara untuk memperbaiki pelabuhan-pelabuhan.

Di Indonesia permainan judi sudah ada sejak jaman dulu, dalam cerita Mahabarata dapat diketahui bahwa Pandawa menjadi kehilangan kerajaan dan dibuang ke hutan selama 13 tahun karena kalah dalam permainan judi melawan Kurama. Sabung Ayam di sini merupakan bentuk permainan judi tradisional dan banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada waktu itu. Ketika VOC sedang datang berkunjung demi memperoleh penghasilan pajak yang tinggi dari pengelola rumah-rumah judi tersebut, maka pemerintah VOC ini mulai memberikan izin pada para Kapitan Tionghoa untuk membuka rumah judi sejak 1620. Barulah pada saat itu, rumah judi itu bisa berada di dalam ataupun di luar benteng Kota Batavia.